[RESEP] SCRAMBELED EGGS (TELUR ORAK ARIK)


Deket sekolah Bebe ada toko grosir, kalo lagi ada urusan ke sekolah pulangnya sekalian beli telur disitu, kebetulan yang punya temen sekelasnya Bebe.
Akhir-akhir ini Bubu agak sering kesekolah Bebe, tiap beli telur 2-3kg sampe ibu temennya Bebe tanya “Bubu Fariz (Bebe mau dipanggil Fariz cuma sampe taun depan, SD maunya dianggil Rouzba 😀) sering banget beli telur, buat apa?”

Ditanya gitu jadi mikir “Iya ya, buat apa coba? Sekarang kan lagi gak buka PO brownies”
Nyampe rumah Bebe minta dibikinin scrambeled eggs, pake telurnya berapa? Minimal 3, kadang 4.
Kalo makan telur rebus, Bebe ngabisin 4 sekali makan, berarti buat makan 1 rumah minimal Bubu ngerebus setengah kilo, itu buat sekali makan ya…
Kalo pagi-pagi bikin ceplok atau dadar telur, gak bisa ngitungnya seorang satu, Bebe jatahnya minimal 2, kalo bisa 3.
Boros ya? Gpp, orang lain mah sakit kepala anaknya gak mau makan.
Saya bagi resep scrambeled eggs, salah satu olahan telurnya Bebe, Bebi juga doyan, soalnya gurih (dia mah bayi yang doyan makanan enak, beda sama Bebe waktu bayi yang doyan makanan tawar 😂)
Scrambeled Eggs ala Bubu Echa
Bahan:

4 butir telur 

70 ml susu cair

30-50 gr keju parut (kalo males marut kayak saya, blender aja pake dry mill, itu lho blender yang kecil buat halusin bumbu kering)

2 sdm margarin/mentega (ini menentukan aroma dan rasa scrambeled eggs, mentega tentunya lebih enak)

Garam dan merica secukupnya
Cara membuatnya:

1. Siapkan gelas ukur (biar gak banyak cucian piring) masukkan 70 ml susu cai, kemudian telur, keju, garam dan merica, kocok dengan garpu

2. Panaskan mentega di wajan anti lengket dengan api sedang, setelah mentega berbuih masukkan kocokan telur.

3. Hitung sampai 20 detik, setelah telur dibagian bawah berkulit, gerakkan spatula perlahan.

4. Proses pematangan telur akan tetap berlangsung walaupun sudah diangkat dari wajan, jadi kalo mau tampilan kuning yang cantik seperti scrambeled eggs di resto cepat saji, angkat ketika hampir matang. Bebas sih…kalo mau scrambeled eggs yang lebih keras bisa lebih lama masaknya (kayak yang ini agak kelamaan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s