[RESEP] MARTABAK BOLU (MARTABAK MANIS)


​Kalo pesen martabak Royal (menurut kami martabak Royal Jaya ini rasanya paling ok buat ukuran harga segitu) Bebe pasti minta dibeliin martabak keju susu, wajib. Kemarin itu dia pengen dibeliin martabak favoritnya, tapi Bubu janji mau bikinin. Sebagai ibu-ibu peritungan, tentu saja alasannya biar hemat, karena 1 resep bisa buat 2-3 loyang ukuran 18 cm, topping juga melimpah.

Dari beberapa resep yang pernah saya coba, paling cocok sama resep martabak bolu mini ala Rina Rinso, resep aslinya bisa dilihat disini, buat yang mau bikin juga, saya catetin lagi dibawah ya…

Martabak Bolu Mini

Recipe by Rina Rinso

Recook & modified by Eksa Irawaty


Bahan :

250 gr terigu serbaguna (misal segitiga biru)

50 gr gula pasir (1)

1/4 sdt baking powder (2)

1/4 sdt garam

300 cc susu cair (menurut saya adonannya terlalu kental, jadi saya tambah ±50-70ml)

3 butir telur

30 gr gula (2)

1/2 sdt fermipan/ragi instan

1/4 sdt baking powder (2)

50 gr mentega/margarin dicairkan
Taburan di atas/topping:

butter

gula pasir

susu kental manis

keju parut

cokelat meises

Cara membuat :

  1. Campur jadi satu terigu, gula (1), baking powder (1), dan garam.
  2. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil di aduk dengan whikser.
  3. Setelah tercampur rata masukkan fermipan dan istirahatkan selama 30 menit (tergantung suhu ruangan)
  4. Di tempat lain kocok telur dan gula (2) kocok lepas aja pakai garpu, kemudian masukkan ke dalam adonan yg sudah di istirahatkan selama 30 menit.
  5. Terakhir masukkan mentega cair dan baking powder (2)
  6. Panaskan cetakan, ambil 1 sendok sayur cetakan (saya pakai teflon ukuran 18 cm, biar tebalnya pas adonan yang dituang 350-400 ml) biarkan sampai adonan mengembang dan berlubang, taburi dengan gula kemudian tutup hingga matang. 
  7. Angkat martabak dari cetakan dan beri olesan butter, kemudian beri susu kental manis dan keju atau meises atau topping sesuai selera sebagai taburan. 

NOTES :

  1. Gula dan baking powder di tulis 2 kali, bukan karena salah ketik ya, tapi memang saat memasukkan ke adonan dalam waktu yg berbeda.
  2. Kompor saya ada 3 ukuran tungku, saat memanaskan saya pakai tungku yang medium agar panas merata. Begitu adonan masuk saya kecilkan apinya. Ketika adona bagian pinggir terlihat matang, saya pindah ke tingku paling kecil agar bagian tengah adonan matang dan warna kulit martabaknya gak belang.
  3. Cetakan dioles mentega tipis saja (bisa diusap pake tisu atau kertas yang dioles margarin) kalau terlalu tebal adonan nanti tidak akan menempel di cetakan, walhasil bantat dengan sukses. 
  4. Saya suka martabak yang tebal, untuk pan ukuran 18 cm saya tuang 400 ml adonan.
  5. Biar gak banyak cucian piring, saya mengocok telur dan gula (cara membuat poin 4) pake gelas ukur bekas tempat susu. Selanjutnya gelas ukurnya dipakai menuang adonan ke pan (biar ukurannya seragam 400ml)
  6. Pastikan cetakan benar-benar panas saat adonan dituang. Setelah adonan masuk, kecilkan api.
  7. Gula (2) ditabur ketika adonan sudah mengembang dan berlubang seluruhnya (lihat gambar di poin 6) lalu tutup pan. Kalo baru sebagian yang berlubang udah ditutup, nanti martabaknya gak bersarang.
  8. Begitu matang langsung oles mentega, fungsinya biar martabaknya lembut, gak keras. Saya oernah lupa ngoles mentega jadinya agak keras, masih enak dimakan sih karena topping melimpah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s