[REESEP] CHURROS

Saya suka banget sama kue soes, tapi males bikinnya, lama manggang kulitnya dan banyak cucian piring.

Udah lama nyimpen resep churros yang katanya adonan kulit soes digoreng tapi belom pernah sempet eksekusi. Karena lagi ngidam soes, saya pikir coba aja bikin churros, kayaknya lebih cepet dan kebetulan Bebe udah nagih dibikinin cemilan terus. Katanya churros ini makanan lagi lumayan hits di mall, dan harganya cukup mahal (kalo yang mahal mah ga mau saya beli hihihi)

Percobaan pertama langsung sukses, langsung habis dan Bebe minta dibikinin lagi.  Emang gampang banget bikinnya, cepet dan ga terlalu banyak menghasilkan cucian panci kotor. Rasanya kayak kulit soes, walaupun pake gula dalam adonannya tapi rasa gurih lebih dominan, rasa manis didapat dari taburan gula dan kayu manis atau dari saus coklat. Teksturnya garing diluar dan lembut didalam, yummm…

Tantangan bikin churros cuma pas mendorong adonan dari plastik segitiga, lumayan berat, sisanya mah gampang…cuma aduk-aduk doang.

Saya pake resepnya Ricke Indriani, yang sedikit dimodifikasi sesuai selera.

image
Bebe maunya foto sama saya, tapi krn ga pake kerudung, mending saya tutup aja deh hihihi

CHURROS
by Ricke Indriani
Modified by Eksa Irawaty

Bahan:
500 ml air
100 gram butter/margarin (saya pake margarin)
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
390 gram terigu protein sedang/all purpose flour, ayak (saya pakai segitiga biru)
1/2 sdt vanilla (saya pakai vanilla susu)
2 butir telur ukuran besar
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng churros

Bahan taburan:
3 sdm gula pasir halus (gula kastor/gula donat)
1/2 sdt kayu manis bubuk

Cara membuat:
1. Masak air, butter/margarin, gula dan garam hingga mendidih dan butter/margarin meleleh. Matikan api. Masukkan terigu yang sudah diayak dan vanilla. Aduk cepat. Nyalakan kembali api kecil, aduk-aduk hingga adonan licin dan kalis (tidak menempel di panci). Angkat. Biarkan sampai agak hangat. Sebenernya ga dimasak lagi pun adonan sudah kalis dan ga nempel dipanci, saya cuma masak sebentar di tungku yang paling kecil.
2. Masukkan telur, aduk rata dengan menggunakan sendok kayu/centong kayu. Adonan akhir adalah adonan yang lengket tapi tidak terlalu lembek seperti adonan kue sus. Bila adonan terasa masih agak susah dispuit, tambahkan1 butir telur,  karena ukuran telur berbeda-beda.
3. Masukkan adonan ke dalam piping bag/kantong segitiga hingga adonan habis. Gunting ujungnya lalu masukkan lagi ke dalam piping bag/kantong segitiga yang sudah diberi spuit bintang ukuran besar.
4. Panaskan minyak goreng dengan api sedang, spuitkan adonan ke dalam minyak goreng sepanjang 10 cm atau sesuai selera. Goreng sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
5. Tunggu sampai agak hangat, baru balut dengan bahan taburan. Sebaiknya jangan saat terlalu panas langsung dibalut karena gulanya akan sedikit meleleh. Waktu pertama bikin,  gulanya dikocok di wadah plastik, jadinya kurang cantik, kayak perempuan menor, penih sama bedak. Tadi saya coba ditabur, diayak dengan saringan teh, jadinya lebih cantik.
6. Atau sajikan dengan chocolate sauce (saya cuma dibalut gula dan cinnamon aja, males nambah cucian panci hihihi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s